http://elisabeth-dijon.org
The Prayer in Indonesian

 

le manuscrit de la Prière

La Prière en 41 langues
Accueil
La Prière   ... chantée
La vie d'Elisabeth
Une époque
Ses écrits
Une vraie musicienne

La neuvaine

Méditations

ééchos du Centenaire

Bibliographie 
Catalogue
Le pèlerinage
Textes pour célébrer
Le Carmel de Dijon
Courriel

Parole de la semaine

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Allahku, Tritunggal Mahakudus, yang kusembah, tolonglah aku melupakan diriku semata-mata, Supaya aku menetap dalamMu, hening dan diam Seakan-akan aku sudah berada dalam keabadian. Tak suatupun boleh mengganggu ketenteramanku. Tak suatupun boleh menjauhkan aku dariMu. O Allahku yang tak pernah berubah. Tetapi hendaknya setiap saat membawa aku lebih dalam kelubuk misteriMu. Ciptakanlah dalam batinku suasana sunyi dan tenteram, jadikanlah is surgaMu, kediaman kesayanganMu, dimana Kau sempat beristirahat. Semoga tak pemah kutinggalkan Engkau sendirian di sana, meléinkan hadir sungguh, sadar dalam iman, sembah sujud semata-mata, seutuhnya pasrah kepada daya ciptaMu.

 

O Kristus Kekasihku, tersalib karena cinta, kurindu jadi pengantin hatiMu, menghiasiMu dengan kemuliaan, mencintaiMu.... sampai aku mati karenanya. Namun kusadari bahwa aku tak berdaya dan kumohon padaMu : dandanilah aku dengan diriMu sendiri, jiwaku hanya erarah padaMu, resapilah aku, sergaplah aku, berjayalah dalam aku. Maka hidupku hanya tinggal pancaran hidupMu saja. Datanglah sebagai penyembah, Sebagai Pendamai, sebagai Penebus. 

O Sabda Abadi, Sabda dari Allahku, hidupku akan kulalui sambil mendengarkan Dikau, menjadi sangat patuh untuk belajar segala sesuatu dariMu, Menembus setiap kepekatan malam, setiap kekosongan, segala rasa tak berdaya, senantiasa kupandang Dikau, menetap dalam terangMu yang cerah.

 

O Surya yang kukasihi, hendaknya tak pernah lagi aku dapat pergi meninggalkan lingkaran cahayaMu O Api yang melebur, Roh cinta kasih, naungilah aku agar supaya seakan-akan Sang Sabda dapat dilahirkan lagi di dalam diriku. Biarlah aku menjadi manusia baru bagi Dia, dimana Dia dapat mengulangi lagi segenap misteri hidupNya. Dan Engkau, ya Bapa, tiliklah mahklukMu yang papa dan hina ini. Sclimutilah dia dengan bayanganMu. Pandanglah dalam dirinya hanya kekasihMu saja, yang berkenan kepadaMu.

 

O Tritunggal Mahakudus, seluruh milikku kebahagiaanku, Penyendiri yang tak terhingga, Engkau tak terbatas, aku terlebur didalamMu. Kuserahkan diriku padaMu selaku suatu mangsa. Bersembunyilah dalam lubuk hatiku. Supaya akupun dapat bersembunyi didalamMu. Menantikan saat aku diperkenankan melihat terangMu lubuk kemuliaanMu yang tak berhingga.

 

Arabic

Armenian

 

Basque

Breton

Bulgare

 

Catalan

Croatian

Chinese

Czech

 

Dutch

 

Korean

 

English

Esperanto

Estonian

 

Filipino

Finnish

French 

 

German  

Greek

 

Hindi

Hungarian

 

Indonesian Italian 

 

Japanese

 

Latvian

 

Madagascan

Malayalam

Maltese 

 

Polish  

Portuguese 

 

Rumanian 

Russian

 

Sara

Serbian

Slovak

Slovenian Spanish  

Swedish  

Syriac

 

Thai

 

Vietnamese